Dari : Sdri. M di Jakarta.
Pertanyaan :
Saya seorang mahasiswi. Saya punya pertanyaan mengenai masalah cinta. Agustus tahun lalu saya dikenalkan dengan seorang senior yang ingin berkenalan dengan saya, dia seorang Kristen. Kami sama-sama belum pernah berpacaran. Namun, saat dikenalkan saya sedang dalam keadaan suka pada orang lain. Akan tetapi, sesudah bertemu dengan senior saya itu lama kelamaan saya terus teringat dengan dia, dan menjadi suka padanya. Masalahnya adalah kami tidak pernah bertemu lagi, dia bahkan tidak meminta nomor telepon saya, sehingga kita sudah lose contact. Kalau membaca renungan yang saya dapat adalah saya harus berdoa kepada Tuhan meminta pencerahan dan pertolongan. Tapi sampai sekarang saya tidak mendapat jawabannya. Kemudian, jika menurut ajaran Kristen yang harus kita lakukan adalah berserah, tapi saya sendiri tidak bisa menyukai orang lain selain senior saya ini. Ajaran kristen lainnya adalah, berdoa meminta pada Tuhan karena Tuhan berkata : "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.“ Apakah boleh saya berdoa meminta didekatkan dengan senior saya itu? Dalam hal ini saya tidak mau berpasrah dengan pria yang lain. Saya harus berdoa seperti apa? Karena saya benar-benar hanya ingin bersama senior saya itu. Terima kasih.
Sdri. M di Jakarta.
Harapan dan doa saya, Anda dalam keadaan sehat-sehat saja. Sehubungan dengan masalah Anda, saya ingin memberikan tanggapan dan saran, kiranya dapat bermanfaat.
Masalah teman hidup adalah sebuah kebutuhan yang sangat manusiawi, karena memang Tuhan menciptakan manusia untuk berpasangan, pria dan wanita. Ternyata, untuk mendapatkan teman hidup yang sepadan (jodoh), dan seiman, tidak mudah. Perlu perjuangan dan iman.
Anda beruntung, mempunyai banyak teman. Ternyata, yang merebut hati anda adalah seorang pria, senior anda. Walaupun baru bertemu sekali, langsung jatuh hati, dan anda tidak bisa melupakannya lagi. Anda tidak salah. Ternyata hubungan tidak lancar karena sudah lose contact.
Boleh saja anda berdoa dengan penuh keyakinan berdasarkan firman Tuhan yang berkata : “Mintalah, kamu akan diberi; ketuklah pintu, maka pintu akan dibukakan bagimu.” Itu membutuhkan perjuangan dan iman yang teguh. Tidak semudah membalik telapak tangan.
Saran saya, hiduplah dengan realita. Usia terus berjalan, kalau anda tetap menunggu “tambatan hati” yang belum tentu datang, mengapa harus membuang waktu sia-sia dengan menutup diri terhadap kehadiran orang lain. Anda sendiri perlu membuat target sampai tahun ini, misalnya, kalau tidak bertemu lagi dengan senior anda, itu berarti bukan kehendak Tuhan.
Saya ingin memberikan ayat firman Tuhan untuk Anda direnungkan, yaitu : “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” (Ams.3:5-6).
Demikian tanggapan dansaran saya.
Teriring salam dalam kasih-Nya.





Comments
tolong d balas ke email q (rotenusaklain@ ymail.com)
Mohon dukungan doa agar dpt pasangan hidup + bisa bekerja dgn baik dalm menghadapi banyak hal di pekerjaan,thx.GBU
RSS feed for comments to this post